Bukber Memberikan Keuntungan Lain Juga Bagi Orang-Orang

Melatih Menjaga Sikap Dan Tutur Kata Saat Berkumpul Dengan Teman-Teman

Dalam berteman pasti ada perasaan suka dan tidak. Pasti satu waktu ada rasanya terganggu dengan kebiasaan atau perilaku teman kita. Sehingga rasanya tidak nyaman, dan ingin pergi dari situ. Meskipun sedang ramai-ramai dengan teman yang lainnya. Dan anda merasa tidak enak. Jika anda tetap stay di situ, anda tidak nyaman. Jika anda pergi begitu saja, nanti akan mengacaukan atau mengganggu vibes yang ada di tongkrongan. Dan semua pasti pernah mengalaminya.

Melatih Menjaga Sikap Dan Tutur Kata Saat Berkumpul Dengan Teman-Teman

Saat anda dalam suatu tongkrongan, atau pertemuan dengan teman-teman. Dan anda mulai terganggu atau merasa tidak nyaman akan perbincangannya, atau karena beberapa orang tertentu di kelompok itu yang agak mengganggu anda dan membuat anda tidak nyaman. Anda pasti akan rasanya tidak akan menikmati momen kebersamaan saat itu. Dan rasanya ingin pergi. Tapi tidak mau, karena anda malah mengacaukan semuanya. Saat seperti ini memang penting untuk menyisihkan ego kita. Jangan karena ketidak nyamanan kita, lalu orang lain juga akan merasa dampaknya. Bersikaplah profesional. Tahan diri.

Kalaupun anda tidak nyaman, anda bisa bermain handphone, ataupun jika memang sudah tidak tahan di tempat tersebut, ya izin untuk ke toilet, atau menghirup udara segar atau lainnya. Jangan tiba-tiba menghilang atau meninggalkan tempat. Itu akan membuat orang lain tidak nyaman. Dan jangan karena urusan pribadi seorang, akan mengacaukan acara. Harus sisihkan ego itu. Nah dari situlah akan dilihat kedewasaan anda. Sejauh apa dewasa anda. Dan jika ingin menjadi pusat perhatian, bukan berarti tidak mempersilahkan orang lain mengambil bagian. Atau mengemukakan pendapat atau pandangannya.

Semua orang punya kesempatan berbicara. Dan pastikan saat ada yang berbicara, semua menyimak. Tidak sibuk dengan urusan masing-masing. Etika, itu penting. Jika susah menerapkan etika itu. Cobalah untuk berpikir, jika anda di posisi tersebut. Jika anda sedang berbicara, dan lawan bicara anda tidak menyimak anda, atau sibuk dengan handphone atau lainnya. Pasti anda akan kesal. Merasa tidak di hargai. Begitupun orang lain. Jadi sebelum anda bersikap, bayangkan jika anda di posisi tersebut, anda maukah diperlakukan seperti itu?