Sering Sekali Kita Cepat Mengambil Kesimpulan Dan Akhirnya Kita Keliru Akan Itu

Jujur Penting Tapi Bukan Berarti Blak-Blakan Tanpa Arah

Banyak orang yang dengan mudah mengatakan ini itu. Tanpa memikirkan efek sampingnya. Tanpa memikirkan perasaan orang lain. Tanpa memikirkan dampak ke orang tersebut. Mungkin bagi kalian sendiri itu tidaklah masalah, tapi tidak selamanya yang bagi kalian biasanya bagi orang lain itu biasa-biasa saja. Bisa jadi itu sangat bermakna bagi mereka. Jadi jangan pernah menyepelekan itu. Jangan pernah menyepelekan perasaan orang. Apalagi jika anda sendiri mudah tersinggung.

Jujur Penting Tapi Bukan Berarti Blak-Blakan Tanpa Arah

Menjadi orang yang jujur itu baik, dan bagus. Sangat bagus malah. Tapi bukan berarti blak-blakan juga menjadi solusi akan semuanya. Setiap orang memiliki tingkat toleran yang berbeda-beda. Sehingga setiap orang memiliki proses dalam menerima sesuatu itu juga berbeda-beda. Jangan samakan semua dengan anda. Jika anda memiliki mental yang kuat, memiliki hati yang kuat. Bukan berarti orang lain juga begitu. Anda juga sebelum terbentuk menjadi seseorang yang bermental dan memiliki hati yang kuat, anda juga sebelumnya juga butuh proses bukan untuk sampai disitu.

Ada sakit-sakitnya dulu, dan itu yang membuat mental anda kuat. Begitu juga dengan orang lain. Mereka juga membutuhkan proses untuk sampai ke tahap itu. Jadi sebelum anda mengeluarkan pernyataan, atau suatu statement ataupun akan memberikan respon kepada orang lain. Pikirkan dulu. Apakah kata-kata yang ingin anda sampaikan bisa diterima baik oleh orang lain atau tidak. Apakah dia bisa menerima, apakah pesan atau maksud dari anda bisa tersampaikan lewat kata-kata yang ingin anda keluarkan. Karena ucapan memiliki kekuatan yang sangat besar. Memiliki pengaruh yang sangat besar bagi seseorang.

Bisa membuat seseorang menjadi semakin kuat, kembali semangat, atau menghancurkan pikiran dan mentalnya. Jadi pikirkan dengan baik. Cari kata yang tepat yang bisa mewakili maksud dan pesan kalian untuknya. Dan yang pasti itu harus jujur. Seperti anda melihat pasangan perempuan anda memakai baju terlalu terbuka, dan anda tidak suka. Jangan mengatakan, ngapain pake baju begitu, kek gak ada baju lain aja, ganti gih. Itu memang perasaan anda sesungguhnya, tapi anda bisa mengutarakan dengan, “kamu cantik dengan outfit itu, menurutku mungkin tambah pakai jaket bagus juga. Sama biar kamu gak masuk angin.”